Monumen Sabang Merauke di Sabang

Monumen Sabang Merauke di Kota Sabang adalah salah satu tempat wisata di Sabang yang terletak di Jalan Dipenegoro depan Kantor Walikota Sabang. Monumen ini disebut Monumen Sabang Merauke karena monumennya sama seperti yang ada di Meurauke, Papua yaitu tugu menjulang dengan simbol garuda di atasnya. Jika anda mengunjungi Sabang rasanya anda wajib mengunjungi monumen ini karena anda berada di Ujung bagian barat Indonesia.

Dari tugu ini anda bisa melihat kota Bawah sabang, Dermaga BPKS atau juga dikenal dengan Sabang Free Port dengan pemandangan yang indah. Jika ada kapal pesiar bersandar di Dermaga CT3, anda bisa melihatnya dengan jelas dari tempat ini.

Di Sepanjang jalan ini merupakan area yang teduh dengan pohon trembesi yang berusia cukup tua dan banyak tempat bersejarah disekitarnya. Pohon ini ditanam pada masa kolonial belanda dan anda bisa melihatnya sampai sekarang. Di sepanjang jalan ini terdapat berbagai bangunan bersejarah yang saat ini bangunan tersebut dipakai oleh pemerintah dan militer.

Tugu Sabang Merauke dibangun sebagai simbol kesatuan Negara Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Monumen ini kadang juga disebut monumen kembar Sabang Merauke karena monument yang ada di Sota, Merauke sama persis seperti monumen yang ada di Kota Sabang, Aceh.

Lihat juga:

Tempat Wisata:

Layanan Lain:

Jika anda mengunjungi Sabang, spot wisata ini menjadi salah satu tempat yang harus anda kunjungi. Dengan panorama teluk sabang yang indah dan angin sepoi-sepoi membuat anda betah berlama-lama disini. Di dekat tugu ini terdapat Taman Ria sabang. Taman ini sering dikunjungi oleh penduduk Sabang terutama anak-anak usia remaja karena tempat ini di fasilitasi dengan free internet. Anda bisa bersantai di taman ini sambil menikati pemandangan alam sekitar.

Pangeran Meurah Peupok Anak Sultan Iskandar Muda

Pangeran Meurah Peupok adalah seorang pangeran yang merupakan anaknya Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Makam Meurah Pupok berada dalam komplek Makan Kerkoff Peucut. Meurah Peupok dihukum oleh ayahnya yaitu Sultan Iskandar Muda karena perzinahan. Meurah Peupok atau dikenal juga Pocut Meurah Peupok merupakan bukti keadilan Sultan Iskandar Muda yang tidak tebang pilih dalam menegakkan hukuman. Pocut merupakan panggilan anak kesayangan, bukan berarti boleh melakukan kesalahan tanpa hukuman.

Lihat juga:

Tempat Wisata:

Layanan Lain:

Artikel “Meurah Pupok” akan diupdate kembali.

12 Ikan target mancing mania di Aceh Indonesia – Laut Lepas & Air Tawar (Freshwater & Saltwater)

Para mancing mania di Aceh Indonesia tentunya sangat antusias dengan target ikan yang akan dipancing. Ketika kita membahas tentang mancing, baik itu di laut lepas, dekat pantai (Saltwater Fishing) maupun di sungai atau di danau maupun kolam (Freshwater), tentu ini menjadi tahap yang besar. Memilih piranti mancing, menentukan spot mancing dan target ikan. Di laut lepas dan sungai di Aceh memiliki banyak spesies ikan yang sering diburu para angler. Ikan dengan pertarungan mantap akan membuat pengalaman mancing menjadi mengesankan dan ketagihan. Disamping itu tidak hanya sensasi menangkap ikan atau ketika strike yang membuat mereka begitu sangat mendambakan pengalaman mancing. Sebagian pemancing juga mencari ikan untuk santapan dagingnya yang lezat. Berikut beberapa ikan yang paling dicara atau menjadi target mancing mania di Aceh:

  1. Marlin (Saltwater)

Ikan Marlin atau Todak telah lama menjadi incaran pemancing air asin atau saltwater di lepas pantai. Ikan Marlin ini menjadi salah satu ikan yang sangat kuat, cepat dan besar. Marlin kadang juga dianggap sebagai salah satu species ikan yang sulit untuk ditangkap. Ikan marlin ini memiliki beberapa jenis seperti marlin bergaris, marlin hitam dan marlin biru. Ikan tangguh ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam olahraga mancing. Ikan ini dapat ditemukan dibeberapa spot mancing di Aceh.

Anda ingin mancing monster di Aceh, anda bisa memesan paket mancing di Aceh & spot lain berikut:

2. Layaran (Saltwater)

Ikan Layaran merupakan ikan target mancing mania lainnya yang menjadi incaran pemancing kelas berat di Aceh. Ikan dengan ciri khas yang berbeda menjadi salah satu target ikan favorit diantara pemancing. Ikan air asin ini bermain seperti akrobat dan meluncur diatas permukaan air saat strike dengan kemampuan bertarung mereka yang sempurna dan spektakuler. Ikan ini memiliki kecepatan tinggi sekitar 110 kilometer per jam. Untuk mancing ikan ini anda bisa memakai umpan buatan seperti umpan strip, bulu dan umpan sendok. Anda juga bisa menangkap dengan umpan hidup. Ikan ini sangat suka melompat dan menjadikan mereka ikan yang bagus untuk ditargetkan. Reel anda akan berteriak kencang dan mungkin akan minta ampun jika umpan disambar ikan ini. Walaupun ikan ini lebih kecil dari pada marlin namun sangat memuaskan saat fight. Disamping itu, Ikan Layaran ini dinobatkan sebagai predator puncak yang kuat (Apex Predator) dan salah satu ikan tercepat di laut.

Lihat juga: spot mancing di Sabang:

3. Tuna (Saltwater)

Salah satu ikan top dunia untuk dipancing yaitu ikan tuna. Tuna ada beberapa macam. Di Aceh Indonesia sendiri ada Tuna Sirip Kuning dan Tuna Gigi Anjing yang merupakan ikan dengan perlawanan sengit. Saat umpan anda disambar, ikan tuna ini dengan cepat berlari ke kedalaman dan reel anda akan menjerit dan menangis dibuatnya. Kadang kala anda butuh waktu hingga setengah jam untuk melakukan perlawanan terhadap ikan ini. Ikan ini memberikan perlawanan kuat dan sering dijuluki dengan ikan pejuang keras. Anda akan dibuat berkeringan hingga bisa mendaratkannya kedalam boat. Ikan ini termasuk salah satu target ikan favorit pemancing. Di Samudera Hindia lepas pantai Aceh, anda bisa menangkap ikan predator ini.

Lihat juga: Spot Mancing di Aceh

4. Belitong (GT) Saltwater

Belitong atau juga sering dipanggil GT atau Jiti merupakan ikan terbesar dari keluarga species Jack. Untuk menangkap ikan, anda harus pastikan kondisi piranti mancing anda dalam keadaan prima jika tidak ingin piranti anda patah. Ada setidaknya 25 jenis trevally, namun GT merupan yang terkuat diantaranya. Bukan karena ukurannya yang besar namun ikan ini sanggup bertahan dan bertarung. Di aceh sendiri terdapat spot khusus ikan ini dengan waktu tertentu.

Lihat juga: Spot mancing di Banda Aceh

5. Lemadang (Saltwater)

Ikan Lemadang dikenal luas dikalangan pemancing yang menjadikan ikan ini salah satu ikan buruan yang paling dicari oleh pemancing mania di Indonesia. Ikan pelagis ini memiliki warna yang indah dan merupakan salah satu ikan dengan kecepatan luar biasa 80 kilometer per jam. Ikan ini juga akan melompat untuk melepaskan diri dari kail jika umpan anda disambar. Dengan tarikan yang cepat akan membuat anda sedikit kewalahan dalam bertarung.

6. Tenggiri (Salwater)

Ikan Tenggiri ini dianggap sebagai salah satu ikan tercepat di laut. Dengan tubuhnya yang ramping layaknya torpedo membuat ikan ini bisa berenang dengan cepat. Ikan ini memiliki kecepatan 80 kilometer per jam. Jika umpan anda disambar oleh ikan ini, dalam hitungan detik benang dengan cepat keluar dari reel. Ikan ini hidup di spot di dekat bangkai kapal dan terumbu karang dimana terdapat ikan kecil yang melimpah untuk makanannya. Ikan ini kadang-kadang juga ditemukan melompat untuk melepaskan diri dari kail sama halnya seperti marlin dan layaran.

7. Aji-Aji (Amberjack) Salwater

Ikan Aji-Aji atau juga disebut dengan Amberjack dalam Bahasa Inggris yang merupakan ikan dalam keluarga Jack yang berukuran besar. Ikan ini menjadi target mancing mania dan menjadi ikan buruan yang paling dicari oleh pemancing. Ketika Ikan ini menyambar umpan dan ketika terkait dengan kail maka dengan kecepatan kilat ikan ini berlari dan pada umumnya sering menyelam jauh ke dasar laut. Ikan ini berbeda dengan marlin dan layaran yang melompat ke permukaan untuk melepaskan diri, ikan ini justru berlari ke dasar laut menuju karang atau lapisan bebatuan. Jika anda menangkap ikan ini, pastikan shockleader anda dengan kualitas bagus dan anda harus bisa menghentikan ikan ini pada waktunya. Jika tidak sering kali benang PE putus. Amberjack memiliki daya tahan dan perlawanan yang hebat. Kadang kala bisa sampai satu jam perlawanan.

8. Kerapu Raksasa (Saltwater)

Ikan Kerapu Raksasa ini dapat ditemukan di perairan Aceh khususnya dan perairan Indonesia pada umumnya. Namun tidak semua spot mancing di Indonesia terdapat ikan ini. Di Amerika sendiri ikan ini dilindungi dan bagi pemancing hanya boleh catch & release (pancing lalu lepaskan kembali) dan ini hanya untuk sensasi tarikannya saja. Ikan kerapu raksasa ini berbobot dan berukuran besar. Di Aceh sendiri ada beberapa spot mancing ikan kerapu ini. Menurut pengalaman tim kami, bobot ikan ini di aceh tidak seperti di Amerika yang mencapai 400 kg. di Aceh hanya 30-100 kg saja. Ikan ini tidak terlalu cepat namun memiliki perlawanan yang sangat kuat.

9. Ruby Snapper (Saltwater)

Ruby Snapper ini merupakan ikan jenis kakap yang berwarna merah penghuni laut dalam. Ikan ini hidup di sekitar terumbu, bebatuan, bangkai kapal, anjungan minyak di perairan dalam. Di indonesia terdapat banyak spot untuk mancing ikan ini. Di Aceh sendiri tersebar di Pulau Weh Sabang, Pulau Aceh, Aceh Singkil, Pulau Banyak, Simeulue, Aceh Barat dan masih banyak lagi. Ikan Ruby Snapper ini menjadi salah satu target ikan dengan sensasi tarikan yang luar biasa di lepas pantai. Salah satu cara mancing Ruby Snapper adalah dengan umpan jig dengan teknik vertical jigging. Ikan ini memiliki gigi yang runcing, sehingga anda harus memakai leader fluro yang bagus yang sedikit agak tebal 80-100lb. sensasi strike ikan ini luar biasa. Seperti diketahui, ikan ini berada di laut dalam dan jika anda memberikan perlawanan yang cukup lama, kemungkinan beberapa pemangsa besar seperti Hiu dan Barracuda hingga Kerapu Raksasa yang bersembunyi dekatnya menyambar ikan anda. Jika anda tidak mau ikan ini mendarat hanya tinggal kepalanya saja.

10. Barramundi (Saltwater & Freshwater)

Spesies Ikan Barramundi atau Ikan Kakap Putih sering menjadi target mancing mania. Barramundi ini dapat dikenali kepala runcing, dahi cekung, rahang besar dan tubuh memanjang dengan warna putih dan sirip agak kecoklatan. Barramundi memiliki ukuran sampai dengan bobot 20kg dan dapat mencapai lebih dari 1 meter. Barramundi merupakan spesies ikan Soliter atau bisa mengubah jenis kelamin. Mancing Barramundi biasanya paling baik di pagi hari atau sore hari. Estuari yang pasang surut menjadi tempat penghuni kakap putih yang berukuran besar. Jika di air tawar banyak dihuni ikan kakap putih jantan yang ukuran lebih kecil. Ikan ini akan menjadikan pengalaman mancing yang luar biasa.

Lihat Juga: Spot Mancing Barramundi di Aceh

11. Mahseer (Freshwater)

Ikan Mahseer merupakan ikan air tawar atau freshwater yang merupakan king of river di dalam sungai berarus deras. Ikan ini memiliki empat jenis dan ke empat jenis ini terdapat di Indonesia. Di Aceh sendiri terdapat 3 jenis ikan ini dan sering disebut Ikan Kerling atau Jurung. Ikan ini sering menjadi target pemancing yang hobi dengan mancing di Sungai ataupun di air tawar lain. Jika anda memancing dengan peralatan mancing modern, ikan ini bereaksi kuat terhadap lure minnow, spoon dan crankbait. Jika ikan ini yang masih satu kerabat dengan ikan Hampala menyambar maka joran anda akan melengkung dengan tarikan yang kuat.

Lihat Juga: Spot Mancing Mahseer di Aceh

12. Snakehead (Freshwater)

Jika anda ingin merasakan kekuatan tarikan Ikan Gabus Snakehead yang merupakan ikan predator air tawar anda pasti akan ketagihan. Ikan Gabus atau juga dikenal dengan Snakehead di luar negeri memiliki banyak jenis. Ikan ini memiliki nama panggilan di setiap daerah di Indonesia. Di Aceh dikenal dengan Eungkot Bace, Bocek di Riau, Haruan, Bayong, Bogo dan lain sebagainya. Ikan ini memiliki total 21 jenis. Ikan Gabus atau juga disebut Ikan Channa atau di Malaysia dikenal Ikan Toman merupakan primadona pemancing. Dari waktu ke waktu penghobi mancing semakin banyak.

Lihat Juga: Dokumentasi Mancing Mania di Aceh bersama Safari Wisata International

Terima kasih telah membaca artikel kami tentang 12 Ikan target mancing mania di Aceh Indonesia – Laut Lepas & Air Tawar (Freshwater & Saltwater), kami akan mengupdate tips dan tricks menangkap ikan-ikan monster di atas, seperti tips dan tricks cara menangkap Ikan Tuna, tips dan tricks cara menangkap Ikan Ruby Snapper, tips dan tricks cara menangkap Ikan Barramundi, tips dan tricks cara menangkap Ikan Mahseer, tips dan tricks cara menangkap Ikan Marlin dan lain sebagainya. Salam Strike Mancing Mania.

Pantai Ujong Seukundo Sabang Pulau Weh

Pantai Ujong Seukundo adalah salah satu pantai di Sabang, Pulau Weh, Provinsi Aceh, Indonesia. Pantai Ujong Sikundo mungkin terdengar asing bagi wisatawan karena pantai ini tidak se-populer pantai lain di Sabang atau tempat wisata di Sabang yang lain. Pantai ini terletak tepatnya di Desa Krueng Raya Sabang namun sebagian daerahnya masuk dalam Desa Paya Seunara tepatnya di Jurong Cot Klah.

Lihat Juga: Paket Wisata Sabang 4 Hari 3 Malam yang kami tawarkan untuk anda.

Pantai Ujong Seukundo ini terbagi dalam beberapa pantai yaitu Teupin U, Teupin Tongkang, Teupin Sieroen dan Teupin Toyong. Pantai ini menjadi salah satu pantai menarik untuk dikunjungi karena terdapat spot wisata yang berupa gugusan batu di laut terletak di Barat Ujung Sikundo yaitu Batee Dong Besar dan Batee Dong Kecil.

Pantai ini menawarkan pemandangan yang indah dengan air laut yang jernih. Pantai ini masih sangat alami, sehingga anda bisa melihat hutan yang begitu asri di dekat pantai. Anda bisa berenang dan relax di dekat pantai. Disamping itu pantai ini juga bisa bermain stand up paddle atau kayaking. Jika anda ingin memancing, ada beberapa spot mancing di dekat panati seperti di sebelah barat pantai.

Untuk menuju ke pantai ini, anda hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja dari pusat kota Sabang dengan sepeda motor atau becak atau berjarak sekitar 6,8 kilometer dari pusat Kota Sabang.

Lihat Juga: Spot sunset di Sabang

Pantai Ujong Seukundo memiliki pantai pasir putih dengan pemandangan alam dan Pulau Klah di depannya. Di dekat pantai ini anda akan melihat karang kecil dan karang putih di pasir pantai. Ombak laut yang tenang membuat pantai ini sangat cocok untuk berenang. Jika anda tertarik melihat matahari terbit di pagi hari dengan nuansa yang menawan, tempat ini salah satu tempat terbaik untuk melihat matahari terbit atau sunrise. Disamping itu, pantai ini menjadi tempat wisata alternatif bagi anda yang mencari tempat wisata pantai yang tenang dan nyaman dengan pemandangan yang indah.