Tempat Wisata di Banda Aceh – Menarik, Populer dan Unik & Aktivitas Liburan di Banda Aceh

Temukan tempat wisata di Banda Aceh terbaik & objek wisata menarik untuk dikunjungi saat anda berlibur di Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia. Banda Aceh merupakan ibu kota provinsi Aceh yang terletak di bagian paling ujung utara Pulau Sumatera. Kota ini memiliki banyak nilai sejarah dan budaya yang didasari pada hukum Syariat Islam. Namun, budaya Hindu masih memiliki pengaruh pada upacara tradisional di Banda Aceh.

paket wisata banda aceh

Banda Aceh sebagai pusat kegiatan ekonomi, politik, pendidikan dan social budaya dahulu merupakan ibu kota kerajaan Islam, Aceh Darussalam yang merupakan kerajaan kelima terkuat di dunia pada masa itu. Kerajaan ini terpengaruh besar dari kerajaan islam pertama di Indonesia yaitu Kerajaan Islam Samudera Pasai dan Kerajaan Perlak di pesisir timur Aceh. Banda Aceh berdiri pada abad ke 13 M tepatnya 1205 Masehi pada masa Sultan Johan Syah dan kemudian menjadi kota islam tertua di Asia Tenggara.

Banda Aceh memiliki objek wisata yang menarik. Untuk budaya dan tempat wisata sejarah anda dapat mengunjungi Musium Aceh, Masjid Raya Baiturrahman, Gunongan, Kerkhoff Peucut dan banyak lainnya. Banda Aceh juga memiliki destinasi wisata bahari seperti Pantai Ulee Lheue, Pantai Ceureumen dan Pantai Alue Naga. Kegiatan wisata bahari yang bisa anda lakukan di pantai itu adalah berenang, memancing dan selancar angin.

Banda Aceh telah sepenuhnya pulih dari bencana tsunami dan gempa bumi pada akhir desember 2004 silam dan mendatangkan banyak bantuan internasional seperti Palang Merah dan LSM untuk membantu banyak korban dan memulihkan Aceh dari bencana alam. Dan saat ini Aceh diakui dan dikenal di seluruh dunia dan mengundang banyak turis untuk berkunjung. Ada banyak warisan baik monumen maupun peringatan tsunami yang masih terpelihara dengan baik sampai saat ini. Objek bersejarah tsunami di Banda Aceh yang dapat anda kunjungi adalah Musium Tsunami, PLTD Apung, Perahu di atas rumah, Monumen Aceh Thanks to the World, Masjid Baiturrahim, Kuburan Masal Tsunami dan banyak lagi yang lainnya.

Paket Wisata Banda Aceh

Safari Wisata International menawarkan paket wisata ke Banda Aceh untuk menjelajahi keindahan kota Banda Aceh baik budaya, sejarah maupun wisata religi di Banda Aceh. Silahkan lihat paket tour Banda Aceh berikut:

Paket Wisata Kombinasi Banda Aceh & Pulau Sabang

Anda juga bisa mendapatkan paket wisata kombinasi antara Banda Aceh & Pulau Sabang berikut:

Paket Wisata Lain yang bisa anda dapatkan:

Disamping Paket Wisata Banda Aceh & Paket Wisata Banda Aceh & Sabang, kami juga menawarkan paket wisata khusus di Banda Aceh yaitu Paket Mancing:

Bagaimana Cara Menuju ke Banda Aceh

Untuk mencapai Banda Aceh, ada pernerbangan harian dari Kuala Lumpur Malaysia yang dilayani oleh Air Asia Sdn, Bhd ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Aceh Besar. Bandara ini terletak sekitar 17 kilometer dari pusat kota Banda Aceh. Ada juga penerbangan internasional lainnya yang dilayani oleh FireFly dari Penang Malaysia. Jika anda dari Jakarta atau Medan, ada banyak penerbangan domestik yang terbang setiap hari yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air dan Lion Air dengan durasi 2 jam 50 menit terbang dari Jakarta dan 1 jam 5 menit dari Kuala Namu Medan ke Bandara Banda Aceh.

Transportasi di Banda Aceh

Jika anda membutuhkan transportasi untuk pergi jalan-jalan di kota Banda Aceh atau perlu transportasi dari Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh ke banyak tujuan di Aceh seperti Pelabuhan Feri Ulee Lheue, Pantai Lhoknga, Pusat Kota Banda Aceh, Takengon, Singkil, Ketambe dan destinasi lainnya, kami juga menyediakan transportasi baik sewa mobil maupun antar jemput. Anda bisa melihat tariff & biaya layanan transportasi kami dibawah ini:

Day Trip atau Tour Satu Hari

Jika anda hanya transit atau singgah sebentar di Banda Aceh dan ingin mengunjungi beberapa tempat menarik di Banda Aceh, kami menyediakan paket wisata satu hari atau day trip sesuai dengan kebutuhan anda. Anda dapat menghubungi kami untuk bertanya mengenai paket ini melalui WhatsApp: +6285360131941 atau e-mail : info@safariwisata.co.id, silahkan melihat paket day tour yang kami tawarkan berikut:

Banda Aceh memiliki banyak tradisi dan budaya. Banda Aceh juga memiliki banyak tempat wisata mulai dari objek wisata budaya, objek wisata sejarah, objek wisata religi hingga objek wisata bahari. Sebagai pintu gerbang utama ke banyak tujuan wisata lain yang mempesona di Aceh, Banda Aceh memiliki banyak hal menarik dan hal-hal yang harus dilakukan. Anda bisa melihat banyak budaya Aceh yang luar biasa & unik dan tempat-tempat wisata menarik di Banda Aceh. Di sini kami mengajak anda untuk melihat lebih banyak tempat wisata di Banda Aceh dan hal terbaik yang dapat anda lakukan di Banda Aceh:

Tempat Wisata di Banda Aceh, Tempat Terbaik, Wisata Populer & hal yang menarik untuk di lakukan di Banda Aceh, Aceh, Indonesia:

  • 1. Mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid agung dan pusat keagamaan di Aceh yang terletak di tengah kota Banda Aceh dan menjadi salah satu tempat paling populer untuk dikunjungi karena masjid ini merupakan salah satu ikon. Masjid ini memiliki arsitektur yang indah yang menggabungkan gaya eropa dan timur tengah. Masjid Raya Baiturrahman merupakan simbol agama, budaya, semangat rakyat Aceh dan perjuangan Rakyat Aceh. Masjid ini dibangun pada tahun 1612 pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda. Tetapi beberapa orang mengatakan bahwa masjid ini dibangun sebelumnya pada tahun 1529 oleh Sultan Alaidin Mahmudsyah. Masjid ini dibakar beberapa kali oleh Belanda selama penjajahan dan dibangun kembali oleh Belanda pada tahun 1879 dan selesai pada tahun 1881 pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Daud Syah yang merupakan Sultan Aceh terakhir. Saat ini masjid ini menjadi landmark di Banda Aceh. Masjid ini juga selamat dari musibah goncangan gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004 dengan kerusakan yang sedikit. Saat ini masjid ini memiliki 7 kubah berbentuk seperti bawang, 8 menara dan 32 tiang. Sekarang ini, masjid Baiturrahman memiliki pemandangan yang lebih indah seperti masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Hamparan rumput yang hijau sebagiannya digantikan dengan lantai marmer dengan 12 payung elektrik besar dan satu kolam di halaman depan masjid untuk memperindah pemandangan.

  • 2. Mengunjungi Musium Tsunami

Musium Tsunami Aceh adalah musium historis bencana gempa dan tsunami di Aceh. Musium tsunami ini dibangun untuk memperingati bencana tsunami yang mengerikan pada tanggal 26 Desember 2004 dengan korban diperkirakan lebih dari 240.000 orang. Musium Tsunami Aceh terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh dan dibuka untuk umum setiap hari mulai dari jam 09.00 hingga jam 12.00 dan dari jam 14.00 sampai dengan jam 16.00. Musium ini memiliki beberapa bagian di lantai pertama termasuk pintu masuk utama yang menujukkan jarul dalam kegelapan dengan aliran air di dinding dengan suara seperti dalam gelombang yang mengingatkan akan kehancuran, ruang video visual, sumur doa dan jembatan menuju ke lantai dua. Di lantai dua ada ruang pendidikan, perpustakaan, ruang simulasi, ruang 3D dan toko souvenir.

  • 3. Mengunjungi Situs Tsunami PLTD Apung

PLTD Apung adalah kapal pembangkit listrik terapung untuk mendukung kekurangan aliran listrik di Kota Banda Aceh. Saat tsunami, kapal ini terbawa oleh gelombang tsunami sekitar 4 kilometer dari Pantai Ulee Lheu ke tengah desa Punge Blang Cut. Pada saat ini, kapal ini menjadi situs sejarah tsunami yang terkenal. Kapal yang panjang 63 meter itu mampu menghasilkan tenaga listrik sebesar 10,5 megawatt saat itu. Kapal PLTD Apung ini memiliki berat 2.600 ton dan mungkin banyak dari pengunjung tidak bisa membayangkan bagaimana kapal ini bisa tersapu gelombang tsunami setinggi 9 meter ke tengah desa. Jika anda berkunjung ke kapal ini, anda bisa berjalan dan naik ke kapal dan bisa melihat pemandangan kota Banda Aceh dari atas. Di dalam kapal juga memiliki sebuah musium di mana anda dapat melihat sejarah tentang kapal ini dan bencana tsunami.

  • 4. Mengunjungi Situs Stunami Kapal di atas rumah.

Situs tsunami kapal di atas rumah ini adalah kapal kayu untuk penangkapan ikan yang tersangkut di atas rumah saat terbawa gelombang tsunami pada desember 2004 silam. Gelombang tsunami pada 26 desember 2004 membawa kapal penangkap ikan seberat 20 ton ke atas rumah keluarga Bpk. Misbah & Abassiah di Lampulo. Kapal ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 5,5 meter dan terbuat dari kayu. Pada saat terbawa gelombang tsunami, kapal ini menyelamatkan 59 orang. Pada saat ini, ada banyak turis baik wisatawan domestik maupun internasional yang berkunjung ke situs ini.

  • 5. Mengunjungi Masjid Baiturrahim

Masjid Baiturrahim adalah masjid yang terletak dekat dengan Pantai Cermin daerah Ulee Lheue yang menjadi saksi kekuatan bencana tsunami pada tanggal 26 Desember 2004. Gelombang tsunami setinggi lebih dari 10 meter menhantam masjid ini tetapi masih berdiri kokoh diatara reruntuhan bangunan sekitarnya. Masjid Baiturrahim ini dibangun sekitar abad ke 17 dan merupakan salah satu peninggalan Kesultanan Aceh.

  • 6. Mengunjungi Pemakaman Massal Tsunami Ulee Lheue

Kuburan Massal Tsunami Ulee Lheue atau juga dikenal dengan Kuburan Tsunami Meuraxa adalah kuburan massal tsunami yang terletak di bekas komplek rumah sakit Meuraxa yang telah hancur oleh tsunami dan gempa bumi pada tahun 2004. Setiap 26 Desember, Kuburan Massal Tsunami ramai dikunjungi oleh masyarakat Aceh khususnya keluarga korban datang untuk berdoa. Di kuburan ini, ada 14.264 korban tsunami yang dimakamkan. Makam ini terletak di Jalan Sultan Iskandar Muda, Distrik Meuraxa Banda Aceh, tidak jauh dari Pelabuhan Kapal Feri Ulee Lheue.

  • 7. Mengunjungi Musium Negeri Aceh

Musium Negeri Aceh atau Musium Aceh adalah musium warisan budaya Aceh yang menyimpan berbagai barang bersejarah dan barang antik. Musium yang dibangun menyerupai rumah adat Aceh dalam bentuk rumah panggung setinggi 9 kaki di atas tanah. Bangunan ini memiliki luas lebih dari 200 meter persegi. Pilar rumah ini terbuat dari kayu keras dengan total 44 tiang. Musium Negeri Aceh adalah salah satu musium tertua di Indonesia yang didirikan pada tahun 1915. Saat ini musium ini terdapat berbagai benda bersejarah seperti benda arkeologi, benda etnografi, manuskrip tua, lukisan bersejarah, barang rumah tangga tradisional, barang milik kerajaan dan banyak lagi lainnya.

  • 8. Mengunjungi Makam Syiah Kuala

Makam Syiah Kuala adalah makam cendikiawan dan ulama besar muslim & pemimpin spiritual Aceh di era Sultan Iskandar Muda. Syiah Kuala adalah nama gelar kepada Teungku Syakh Adurrauf As-Singkily, ulama besar berskala internasional di Aceh. Beliau dilahirkan di Singkil pada tahun 1615 dan belajar selama 19 tahun di Mesir, Mekah dan Madinah. Beliau meninggal di Banda Aceh pada tahun 1693 dan dimakamkan di dekat kuala di Aceh. Dan nama itu ditaburkan pada beliau dengan Julukan Sheikh di Kuala.

  • 9. Menikmati Kuliner Seafood Khas Aceh di Lamnyong

Lamnyong adalah pusat kuliner masakan laut yang terkenal di Banda Aceh. Hidangan paling populer adalah ikan bakar. Anda dapat memilih ikan karang yang anda sukai seperti kerapu, kakap dan banyak lainnya. Selain itu, cumi dan udang juga tersedia. Ikan Bakar disajikan dengan saus tradisional Aceh yang lezat. Anda bisa memilih deretan restoran seafood di Lamnyong.

  • 10. Mengunjungi Situs Sejarah Perang Pecut Kerkhoff Belanda

Pemakaman Kerkhoff Peutjut adalah pemakaman serdadu Belanda yang meninggal selama Perang Peucut Aceh. Ada lebih dari 2.200 tentara Belanda dimakamkan di halaman makam ini termasuk Jenderal Kohler dan masih banyak petinggi-petinggi militer lainnya. Pada saat ini, tempat tersebut menjadi tempat wisata sejarah di Banda Aceh terutama wisatawan Belanda. Seperti yang kita ketahui, rakyat Aceh sangat bertekad menentang penjajahan Belanda. Kerkhoff ini menjadi bukti sejarah. Kuburan Kerkhoff Belanda ini juga merupakan kuburan militer Belanda luar negeri terbesar yang berlokasi di Banda Aceh. Dalam sejarah Belanda, Perang Aceh adalah pengalaman perang paling pahit lebih dari Perang Napoleon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *